H4i 4N4k Q

•Agustus 26, 2007 • Tinggalkan sebuah Komentar

hai anak ku
aku tak kan meminta uang-uang dari mu
juga tak mengharap pemberian dari mu
apalagi balas budi mu

hai anak ku
kaulah satu-satu yang ku punyai
engkaulah harapan kami
dan engkaulah yang dapat kami banggakan

wahai anak ku
tak ada satupun orang tua didunia ini yang mau melihat anaknya susah
apalagi melihat anaknya menderita
karena itulah, janganlah pernah berpikir bahwa kau akan menderita
karena harus mengurus kami kelak

wahai anak ku
sebenarnya kami tak ingin jadi bebanmu kelak
kami juga tak ingin melihat hidupmu jadi sengsara karna
perilaku kami
tapi anak ku
siapa lagi nanti yang akan mengurus kami jika kami sudah tua ?
siapa lagi jika bukan dirimu! anak kami seorang…..

Meriahnya Pertandingan Kasti Cup

•Agustus 12, 2007 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sore itu sekitar pukul 16.00 wib aku keluar dari kampusku. “Hmmm…, capek rasanya badan ini setelah seharian beraktivitas”, gumamku dalam hati. Ketika pulang sore itu aku tidak melewati jalur biasanya, aku lebih memilih lewat jalur dalam (kota). Keputusan ku ini mungkin hanya sebagai sarana refressing saja, maklumlah jika aku terus2-an jalan lewat jalur yang sama setiap hari bisa membuat diri ku bosan dan suntuk. So, aku pilih jalur yang lain dari biasanya dech!! he..he..
Dengan sangat hati-hati aku menahkodahi kuda besiku. Dan dengan penuh konsentrasi dan cekatan pula aku menyetir motor berbelok ke kiri dan ke kanan. Hal tersebut harus aku lakukan agar aku terhindar dari musibah yang tak ku harapkan. Maklumlah akhir2 ini di jalan memang sering terjadi peristiwa kecelakaan yang memakan banyak korban jiwa, jadi aku harus selalu hati2 dan waspada jika sedang berada di jalan ini. Tak beberapa lama kini aku sudah berada di perempatan SMP 2, sebentar lagi aku akan melewati alun2 kota. Ramai sekali lalu-lintas jalan pada waktu itu. banyak sekali kendaraan yang berlalu-lalang, becak, sepeda motor, bus, dan truk semuanya tumplek di jalan. Semua kendaraan terlihat seperti kumpulan para pejuang kemerdekaan, mereka semua (kendaraan baik milik pribadi maupun umum) sama2 memakai bendera merah putih yang dipasang di badan kendaraan. Berbagai macam bentuk ukuran bendera terlihat terpasang disetiap kendaraan. Tak hanya bendera yang harus ada, setiap pengendara bermotor yang melintas di jalanan kota juga harus menghidupkan lampu motornya pada siang hari. Hmmmm… kayak kovoi dech, jalanan ini….he..he.. bercanda kok. Tapi memang inilah pemandangan gak lazim yang sedang terjadi di kota suwar-suwir ini. Dan menurut informasi yang pernah aku dapet pemberlakuan peraturan nyeleheh ini dilakukan oleh PEMKAB JEMBER dalam rangka menyambut hari kemerdekaan republik indonesia. Setiap pengendara yang tidak mematuhi peraturan tersebut akan di kenakan sanksi, meskipun sebenarnya dalam undang2 yang berlaku tidak satu pun pasal yang menjelaskan tentang peraturan tersebut. he…he… ternyata hebat juga ya para bapak polisi sekarang, cause mereka dapat menilang orang yang katanya melanggar peraturan yang gak jelas asal usulnya itu.
Tak terasa aku kini telah berada di dekat alun2 kota. Ketika aku melewatinya aku tertarik sekali dengan kerumunan orang yang ada di tengah lapangan. Dengan niat untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi disana aku pun langsung membelokkan motor ku kearah alun2 kota. Setibanya disana aku pun langsung memarkir motorku di tempat yang telah disediakan. Setelah membayar uang parkir aku pun bergegas menuju lapangan untuk mengetahui apa yang sedang terjadi di sana. terdengar dari kejauhan teriakan orang, ” yak kini bola dipegang oleh putra dewata, pemain nomor 3 dari putra dewata kini sedang mengambil ancang-ancang untuk memukul bola”. “owww, sayang sekali I Putu Asmara pemain nomor 3 dari putra dewata ternyata tidak dapat melewati tembok berlapis yang di bangun oleh kesebelasan Duta Radar”, lanjut orang tadi. “semangat sekali orang itu ya, apa gak capek ya terus2-an teriak2 molai tadi”, pikirku dalam hati. dan hanya dalam hitungan detik aku pun sudah berada ditengah lapangan bersama kerumunan orang yang ku lihat dari kejauhan tadi. karena sangat penasaran maka aku pun bertanya pada orang yang ada disebelahku, “Pak..Pak.. Ada acara apa ini pak koq rame banget?”. “Oh, itu Dik ada pertandingan kasti”, jawab orang itu dengan menunjukkan segerombolan pemain kasti yang sedang bermain. “oh, gitu toh. pantesan aja rame banget”, gumam ku lagi. Setelah itu aku lanjutkan lagi introgasi ku pada bapak yang tadi. “yang bermain sore ini dari kesebelasan mana pak?”, tanya ku penuh semangat. “Putra Dewata VS Duta Radar”, jawab bapak tadi mantap. “Sekarang skor berapa Pak?”, tanya ku lagi. “satu (1) kosong (0) untuk Duta Radar Dik”, jawab orang lagi. “wah…, berarti Duta Radar menang dong, pak!”, kata ku pada bapak itu. “Belum tentu Dik ini kan masih babak pertama, jadi kemungkinan menang untuk putra dewata masih terbuka”, jawab bapak itu memberi penjelasan.
Ooo… benar juga ya kata bapak itu, tenyata pada babak yang kedua kesebelasan Putra Dewata mampu memberi perlawanan yang sengit dan akhirnya mampu membekap Duta Radar dengan skor telak 7-3. Tepat pukul 17.00 wib pertandingan kasti Cup yang diadakan oleh PEMKAB Jember dalam rangka menyambut hari kemerdekaan, antara kesebelasan Putra Dewata dan Duta Radar pun berakhir. Tak terasa sudah hampir 1 jam aku nonton dan ngobrol dengan bapak itu. Dengan langkah berat aku pun pergi menuju tempat parkir. “wah…! ternyata meriah sekali ya pertandingan kasti sore ini, gak rugi aku tadi mampir kesini”, pikirku dalam hati. Setelah mengambil motor aku pun pulang ke rumah.

muangkel aku…..!!!!

•Agustus 8, 2007 • Tinggalkan sebuah Komentar

huhhhh….!!! muangkel aku, mosok yo aku iki kan wes kesel-kesel nulis code ne lah dadane koq yo g kesimpen. sala wes nulis code ne sitok-sitok alias 11 jari..!!! terus sing paling parah mane aplikasi ne iku wes kadong tak pamer-pamer no nang konco-konco ku maneh, hmhehh….mm.!!! puegel tenan aku. muangkel tenan ati ku……
tapi.. yo wes lah lek ngono, wong segone saiki wes dadi telek yo kt diopo’2 no mane yo pancet dadi telek. nah saiki seng kudu tak lakokno is ngetik-ngetik code maneh, trus nyimpen maneh sing anyar..oke.